Contoh soal gratis

15 Contoh Soal TPD PCPM Bank Indonesia dan Pembahasannya

Contoh soal Tes Potensi Dasar PCPM Bank Indonesia untuk subtes Numerik, Verbal, dan Diagrammatical, lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan langkah demi langkah.

Soal di halaman ini disusun sendiri oleh Kaarira mengikuti format seleksi angkatan sebelumnya, bukan soal asli dan bukan bocoran. Persyaratan dan jadwal berubah tiap angkatan, jadi selalu cek pengumuman resmi di bi.go.id/id/karier.

Daftar isi19 bagian

Contoh Soal Numerik

Deret dan pola angka dalam kotak 3x3. Yang diuji bukan hitung cepat, tapi menemukan hubungan antar angkanya lebih dulu.

Soal 1: Numerik

343872
352560
2322?

Tentukan angka yang tepat untuk menggantikan tanda tanya. Jawab dengan angka saja, tanpa titik atau spasi. Kalau jawabannya negatif, tulis tanda minus di depan, contoh: -44.

Jawaban: 45

Apa yang diuji. kemampuan menemukan pola hubungan angka dalam kotak 3x3, lalu memakai pola itu untuk menghitung angka yang hilang.

Kenapa jawabannya begitu. Polanya: setiap baris: angka ketiga = angka pertama + angka kedua. Diterapkan ke bagian yang kosong, angka yang hilang adalah 45.

Langkah demi langkah:

  1. Cek hubungan tiga angka di dalam satu baris lebih dulu.
  2. Baris 1: 34 + 38 = 72. Cocok.
  3. Baris 2: 35 + 25 = 60. Cocok juga, jadi polanya konsisten.
  4. Baris 3: 23 + 22 = 45.

Tips. Selalu coba penjumlahan sederhana lebih dulu sebelum pola yang rumit. Ini pola paling sering muncul.

Soal 2: Numerik

132129
91929
3345?

Tentukan angka yang tepat untuk menggantikan tanda tanya. Jawab dengan angka saja, tanpa titik atau spasi. Kalau jawabannya negatif, tulis tanda minus di depan, contoh: -44.

Jawaban: 57

Apa yang diuji. kemampuan menemukan pola hubungan angka dalam kotak 3x3, lalu memakai pola itu untuk menghitung angka yang hilang.

Kenapa jawabannya begitu. Polanya: setiap baris naik dengan selisih tetap, jadi angka ketiga = angka kedua + selisih yang sama. Diterapkan ke bagian yang kosong, angka yang hilang adalah 57.

Langkah demi langkah:

  1. Hitung selisih antar angka dalam satu baris, dari kiri ke kanan.
  2. Baris 1: selisihnya 8, tetap sampai angka ketiga.
  3. Baris 2: selisihnya 10, tetap juga.
  4. Baris 3: selisihnya 12, jadi 45 + 12 = 57.

Tips. Menghitung selisih antar angka adalah langkah pertama termurah. Kalau selisihnya tetap, pola sudah ketemu.

Soal 3: Numerik

102610
40308
5056?

Tentukan angka yang tepat untuk menggantikan tanda tanya. Jawab dengan angka saja, tanpa titik atau spasi. Kalau jawabannya negatif, tulis tanda minus di depan, contoh: -44.

Jawaban: 18

Apa yang diuji. kemampuan menemukan pola hubungan angka dalam kotak 3x3, lalu memakai pola itu untuk menghitung angka yang hilang.

Kenapa jawabannya begitu. Polanya: baris ketiga = baris pertama + baris kedua, dijumlahkan per kolom. Diterapkan ke bagian yang kosong, angka yang hilang adalah 18.

Langkah demi langkah:

  1. Pola dalam satu baris tidak konsisten, jadi bandingkan baris dengan baris.
  2. Kolom 1: 10 + 40 = 50. Cocok.
  3. Kolom 2: 26 + 30 = 56. Cocok, jadi baris ketiga = baris pertama + baris kedua.
  4. Kolom 3: 10 + 8 = 18.

Tips. Kalau mendatar buntu, ganti arah dan bandingkan baris dengan baris.

Soal 4: Numerik

828483
684255
8454?

Tentukan angka yang tepat untuk menggantikan tanda tanya. Jawab dengan angka saja, tanpa titik atau spasi. Kalau jawabannya negatif, tulis tanda minus di depan, contoh: -44.

Jawaban: 69

Apa yang diuji. kemampuan menemukan pola hubungan angka dalam kotak 3x3, lalu memakai pola itu untuk menghitung angka yang hilang.

Kenapa jawabannya begitu. Polanya: setiap baris: angka ketiga = rata-rata dari angka pertama dan angka kedua. Diterapkan ke bagian yang kosong, angka yang hilang adalah 69.

Langkah demi langkah:

  1. Cek hubungan tiga angka di dalam satu baris lebih dulu.
  2. Baris 1: (82 + 84) / 2 = 83. Cocok.
  3. Baris 2: (68 + 42) / 2 = 55. Cocok juga, jadi polanya konsisten.
  4. Baris 3: (84 + 54) / 2 = 69.

Tips. Pola rata-rata menghasilkan angka ketiga yang berada di antara dua angka pertama, bukan lebih besar dari keduanya.

Soal 5: Numerik

967
181214
2718?

Tentukan angka yang tepat untuk menggantikan tanda tanya. Jawab dengan angka saja, tanpa titik atau spasi. Kalau jawabannya negatif, tulis tanda minus di depan, contoh: -44.

Jawaban: 21

Apa yang diuji. kemampuan menemukan pola hubungan angka dalam kotak 3x3, lalu memakai pola itu untuk menghitung angka yang hilang.

Kenapa jawabannya begitu. Polanya: baris kedua adalah baris pertama dikali 2, baris ketiga adalah baris pertama dikali 3. Diterapkan ke bagian yang kosong, angka yang hilang adalah 21.

Langkah demi langkah:

  1. Bandingkan baris kedua dengan baris pertama, angka per angka.
  2. Baris 2 = baris 1 dikali 2 (9 jadi 18, 6 jadi 12).
  3. Baris 3 = baris 1 dikali 3 (9 jadi 27, 6 jadi 18).
  4. Angka yang hilang = 7 x 3 = 21.

Tips. Kalau pola dalam satu baris tidak kelihatan, bandingkan baris dengan baris, bukan kolom dalam baris yang sama.

Contoh Soal Verbal

Menyusun petunjuk yang sengaja diacak menjadi satu urutan pasti, lalu menilai sebuah pernyataan: Benar, Salah, atau Tidak Dapat Ditentukan.

Soal 6: Verbal

Baca teks berikut, lalu nilai pernyataan di bawahnya: Benar, Salah, atau Tidak Dapat Ditentukan.

Enam server (A, B, C, D, E, F) diproses satu per satu dalam jendela waktu 09.00-15.00. Setiap server butuh tepat 1 jam, sehingga ada 6 slot berurutan.

  • Server C berada satu slot setelah Server F.
  • Server D berada di slot pertama (09.00-10.00).
  • Server F berada satu slot setelah Server A.
  • Server A berada satu slot setelah Server D.
  • Server B berada satu slot setelah Server C.
  • Server E berada satu slot setelah Server B.

Server B berada satu slot setelah Server C.

  • Benar
  • Salah
  • Tidak Dapat Ditentukan

Jawaban: Benar

Apa yang diuji. kemampuan menyusun beberapa petunjuk yang berserakan menjadi satu urutan/posisi yang pasti, lalu menilai apakah sebuah pernyataan tentang susunan itu benar, salah, atau tidak bisa dipastikan.

Kenapa jawabannya begitu. Pernyataan ini menanyakan: "Server B berada satu slot setelah Server C." Dari susunan yang diturunkan dari petunjuk, Server B memang tepat satu slot setelah Server C. Karena itu jawabannya Benar.

Langkah demi langkah:

  1. Server D sudah pasti di slot pertama (09.00-10.00), sesuai petunjuk langsung.
  2. Server A berada satu slot setelah Server D, jadi otomatis di slot ke-2 (10.00-11.00).
  3. Server F berada satu slot setelah Server A, jadi otomatis di slot ke-3 (11.00-12.00).
  4. Server C berada satu slot setelah Server F, jadi otomatis di slot ke-4 (12.00-13.00).
  5. Server B berada satu slot setelah Server C, jadi otomatis di slot ke-5 (13.00-14.00).
  6. Server E berada satu slot setelah Server B, jadi otomatis di slot terakhir (14.00-15.00).

Tips. Cari dulu petunjuk yang memberi posisi pasti (kata seperti 'pertama', 'terakhir', atau posisi eksplisit) sebagai titik awal, baru rangkai petunjuk relatif lainnya satu per satu dari situ. Jangan mencoba menyusun semuanya sekaligus di kepala.

Soal 7: Verbal

Baca teks berikut, lalu nilai pernyataan di bawahnya: Benar, Salah, atau Tidak Dapat Ditentukan.

Enam pelari (K, L, M, N, O, P) finis di posisi 1 sampai 6, tidak ada yang finis bersamaan.

  • Pelari L berada satu posisi setelah Pelari N.
  • Pelari K berada satu posisi setelah Pelari P.
  • Pelari N berada satu posisi setelah Pelari M.
  • Pelari O berada di posisi pertama (juara 1).
  • Pelari P berada satu posisi setelah Pelari O.
  • Pelari M berada satu posisi setelah Pelari K.

Pelari K berada di posisi ke-3.

  • Benar
  • Salah
  • Tidak Dapat Ditentukan

Jawaban: Benar

Apa yang diuji. kemampuan menyusun beberapa petunjuk yang berserakan menjadi satu urutan/posisi yang pasti, lalu menilai apakah sebuah pernyataan tentang susunan itu benar, salah, atau tidak bisa dipastikan.

Kenapa jawabannya begitu. Pernyataan ini menanyakan: "Pelari K berada di posisi ke-3." Dari susunan yang diturunkan dari petunjuk, Pelari K memang berada di posisi ke-3. Karena itu jawabannya Benar.

Langkah demi langkah:

  1. Pelari O sudah pasti di posisi pertama (juara 1), sesuai petunjuk langsung.
  2. Pelari P berada satu posisi setelah Pelari O, jadi otomatis di posisi ke-2.
  3. Pelari K berada satu posisi setelah Pelari P, jadi otomatis di posisi ke-3.
  4. Pelari M berada satu posisi setelah Pelari K, jadi otomatis di posisi ke-4.
  5. Pelari N berada satu posisi setelah Pelari M, jadi otomatis di posisi ke-5.
  6. Pelari L berada satu posisi setelah Pelari N, jadi otomatis di posisi terakhir (juara 6).

Tips. Cari dulu petunjuk yang memberi posisi pasti (kata seperti 'pertama', 'terakhir', atau posisi eksplisit) sebagai titik awal, baru rangkai petunjuk relatif lainnya satu per satu dari situ. Jangan mencoba menyusun semuanya sekaligus di kepala.

Soal 8: Verbal

Baca teks berikut, lalu nilai pernyataan di bawahnya: Benar, Salah, atau Tidak Dapat Ditentukan.

Tujuh kotak (Q, R, S, T, U, V, W) disusun di rak gudang bertingkat 7, satu kotak per tingkat.

  • Kotak T berada satu tingkat di atas Kotak Q.
  • Kotak Q berada satu tingkat di atas Kotak R.
  • Kotak U berada satu tingkat di atas Kotak S.
  • Kotak R berada di antara Kotak S dan Kotak T.
  • Kotak V berada satu tingkat di atas Kotak W.
  • Kotak W berada satu tingkat di atas Kotak T.
  • Kotak R berada satu tingkat di atas Kotak U.
  • Kotak S berada di tingkat 1 (paling bawah).

Kotak T berada satu tingkat di atas Kotak Q.

  • Benar
  • Salah
  • Tidak Dapat Ditentukan

Jawaban: Benar

Apa yang diuji. kemampuan menyusun beberapa petunjuk yang berserakan menjadi satu urutan/posisi yang pasti, lalu menilai apakah sebuah pernyataan tentang susunan itu benar, salah, atau tidak bisa dipastikan.

Kenapa jawabannya begitu. Pernyataan ini menanyakan: "Kotak T berada satu tingkat di atas Kotak Q." Dari susunan yang diturunkan dari petunjuk, Kotak T memang tepat satu tingkat di atas Kotak Q. Karena itu jawabannya Benar.

Langkah demi langkah:

  1. Kotak S sudah pasti di tingkat 1 (paling bawah), sesuai petunjuk langsung.
  2. Kotak U berada satu tingkat di atas Kotak S, jadi otomatis di tingkat 2.
  3. Kotak R berada satu tingkat di atas Kotak U, jadi otomatis di tingkat 3.
  4. Kotak Q berada satu tingkat di atas Kotak R, jadi otomatis di tingkat 4.
  5. Kotak T berada satu tingkat di atas Kotak Q, jadi otomatis di tingkat 5.
  6. Kotak W berada satu tingkat di atas Kotak T, jadi otomatis di tingkat 6.
  7. Kotak V berada satu tingkat di atas Kotak W, jadi otomatis di tingkat 7 (paling atas).

Tips. Cari dulu petunjuk yang memberi posisi pasti (kata seperti 'pertama', 'terakhir', atau posisi eksplisit) sebagai titik awal, baru rangkai petunjuk relatif lainnya satu per satu dari situ. Jangan mencoba menyusun semuanya sekaligus di kepala.

Soal 9: Verbal

Baca teks berikut, lalu nilai pernyataan di bawahnya: Benar, Salah, atau Tidak Dapat Ditentukan.

Enam pelanggan (G, H, I, J, K, L) mengantre di satu loket, dilayani satu per satu tanpa menyela.

  • Pelanggan G berada satu urutan setelah Pelanggan L.
  • Pelanggan H berada satu urutan setelah Pelanggan J.
  • Pelanggan I berada satu urutan setelah Pelanggan H.
  • Pelanggan J berada di urutan pertama.
  • Pelanggan K berada satu urutan setelah Pelanggan I.
  • Pelanggan L berada satu urutan setelah Pelanggan K.

Pelanggan H berada satu urutan setelah Pelanggan J.

  • Benar
  • Salah
  • Tidak Dapat Ditentukan

Jawaban: Benar

Apa yang diuji. kemampuan menyusun beberapa petunjuk yang berserakan menjadi satu urutan/posisi yang pasti, lalu menilai apakah sebuah pernyataan tentang susunan itu benar, salah, atau tidak bisa dipastikan.

Kenapa jawabannya begitu. Pernyataan ini menanyakan: "Pelanggan H berada satu urutan setelah Pelanggan J." Dari susunan yang diturunkan dari petunjuk, Pelanggan H memang tepat satu urutan setelah Pelanggan J. Karena itu jawabannya Benar.

Langkah demi langkah:

  1. Pelanggan J sudah pasti di urutan pertama, sesuai petunjuk langsung.
  2. Pelanggan H berada satu urutan setelah Pelanggan J, jadi otomatis di urutan ke-2.
  3. Pelanggan I berada satu urutan setelah Pelanggan H, jadi otomatis di urutan ke-3.
  4. Pelanggan K berada satu urutan setelah Pelanggan I, jadi otomatis di urutan ke-4.
  5. Pelanggan L berada satu urutan setelah Pelanggan K, jadi otomatis di urutan ke-5.
  6. Pelanggan G berada satu urutan setelah Pelanggan L, jadi otomatis di urutan terakhir.

Tips. Cari dulu petunjuk yang memberi posisi pasti (kata seperti 'pertama', 'terakhir', atau posisi eksplisit) sebagai titik awal, baru rangkai petunjuk relatif lainnya satu per satu dari situ. Jangan mencoba menyusun semuanya sekaligus di kepala.

Soal 10: Verbal

Baca teks berikut, lalu nilai pernyataan di bawahnya: Benar, Salah, atau Tidak Dapat Ditentukan.

Lima pegawai (V, W, X, Y, Z) mendapat giliran shift 1 sampai 5 dalam satu hari, masing-masing satu shift.

  • Pegawai Y berada di shift 1 (06.00-10.00).
  • Pegawai W berada satu shift setelah Pegawai Z.
  • Pegawai X dan Pegawai V sama-sama berada setelah Pegawai W, mengisi dua shift terakhir (urutan di antara keduanya tidak disebutkan).
  • Pegawai Z berada satu shift setelah Pegawai Y.

Pegawai X berada di shift 4 (18.00-22.00).

  • Benar
  • Salah
  • Tidak Dapat Ditentukan

Jawaban: Tidak Dapat Ditentukan

Apa yang diuji. kemampuan menyusun beberapa petunjuk yang berserakan menjadi satu urutan/posisi yang pasti, lalu menilai apakah sebuah pernyataan tentang susunan itu benar, salah, atau tidak bisa dipastikan.

Kenapa jawabannya begitu. Pernyataan ini menanyakan: "Pegawai X berada di shift 4 (18.00-22.00)." Posisi ini adalah salah satu dari dua entitas terakhir yang cuma dipastikan 'sama-sama setelah blok yang terkunci', tanpa dipastikan siapa duluan, jadi ada dua susunan berbeda yang sama-sama sah, dan posisi ini berubah tergantung susunan mana yang dipakai. Karena itu jawabannya Tidak Dapat Ditentukan.

Langkah demi langkah:

  1. Pegawai Y sudah pasti di shift 1 (06.00-10.00), sesuai petunjuk langsung.
  2. Pegawai Z berada satu shift setelah Pegawai Y, jadi otomatis di shift 2 (10.00-14.00).
  3. Pegawai W berada satu shift setelah Pegawai Z, jadi otomatis di shift 3 (14.00-18.00).
  4. Dua shift terakhir tersisa untuk Pegawai X dan Pegawai V. Petunjuknya cuma bilang keduanya berada setelah Pegawai W, tapi tidak bilang siapa duluan di antara mereka berdua.
  5. Karena itu ada dua susunan yang sama-sama sah: (Pegawai X lalu Pegawai V), atau (Pegawai V lalu Pegawai X). Urutan pasti keduanya tidak bisa ditentukan dari petunjuk yang ada.

Tips. Kalau ada petunjuk yang cuma bilang 'sebelum/sesudah' tanpa kata 'tepat' atau 'langsung', jangan buru-buru anggap posisinya pasti. Cek dulu apakah ada susunan lain yang juga memenuhi semua petunjuk: kalau ada lebih dari satu susunan yang mungkin dan pernyataannya beda hasil di tiap susunan, jawabannya Tidak Dapat Ditentukan, bukan ditebak Benar atau Salah.

Contoh Soal Diagrammatical

Dua kelompok gambar dengan aturan berbeda, dan satu figur yang harus kamu tentukan masuk kelompok mana. Ini subtes yang paling jarang ada contohnya.

Soal 11: Diagrammatical

Set X, Set Y, dan figur yang diuji
Set X, Set Y, dan figur yang diuji

Perhatikan Set X dan Set Y. Figur yang diuji termasuk kelompok mana?

  • Set X
  • Set Y
  • Bukan Keduanya

Jawaban: Set X

Apa yang diuji. kemampuan menemukan aturan tersembunyi dari sekumpulan contoh, lalu menerapkannya ke satu gambar baru.

Kenapa jawabannya begitu. Lihat Figure-nya dulu: semua bentuknya hitam (5 bentuk, tidak ada yang putih). Ciri itu memenuhi aturan Set X, yaitu semua bentuk di dalam kotak berwarna hitam, tanpa kecuali. Karena itu jawabannya A. Set X.

Langkah demi langkah:

  1. Lihat Figure-nya dulu dan catat cirinya: semua bentuknya hitam (5 bentuk, tidak ada yang putih).
  2. Cek Set X: kelima contohnya semua bentuk di dalam kotak berwarna hitam, tanpa kecuali.
  3. Cek Set Y: kelima contohnya semua bentuk di dalam kotak berwarna putih, tanpa kecuali.
  4. Cocokkan ciri Figure ke kedua aturan itu. Ciri itu memenuhi aturan Set X, yaitu semua bentuk di dalam kotak berwarna hitam, tanpa kecuali.
  5. Aturan lengkapnya: lihat warnanya saja, jenis bentuknya diabaikan. Hitam semua = Set X, putih semua = Set Y, tercampur = Bukan Keduanya.

Tips. Periksa ciri paling sederhana dulu: warna. Banyak soal mudah hanya bermain di situ.

Soal 12: Diagrammatical

Set X, Set Y, dan figur yang diuji
Set X, Set Y, dan figur yang diuji

Perhatikan Set X dan Set Y. Figur yang diuji termasuk kelompok mana?

  • Set X
  • Set Y
  • Bukan Keduanya

Jawaban: Set X

Apa yang diuji. kemampuan menemukan aturan tersembunyi dari sekumpulan contoh, lalu menerapkannya ke satu gambar baru.

Kenapa jawabannya begitu. Lihat Figure-nya dulu: ada tepat satu bentuk hitam, letaknya di kanan-atas (baris atas). Ciri itu memenuhi aturan Set X, yaitu ada tepat satu bentuk hitam, dan letaknya selalu di baris atas. Karena itu jawabannya A. Set X.

Langkah demi langkah:

  1. Lihat Figure-nya dulu dan catat cirinya: ada tepat satu bentuk hitam, letaknya di kanan-atas (baris atas).
  2. Cek Set X: kelima contohnya ada tepat satu bentuk hitam, dan letaknya selalu di baris atas.
  3. Cek Set Y: kelima contohnya ada tepat satu bentuk hitam, dan letaknya selalu di baris bawah.
  4. Cocokkan ciri Figure ke kedua aturan itu. Ciri itu memenuhi aturan Set X, yaitu ada tepat satu bentuk hitam, dan letaknya selalu di baris atas.
  5. Aturan lengkapnya: cari bentuk yang hitam. Kalau jumlahnya tepat satu dan ada di baris atas = Set X, di baris bawah = Set Y. Kalau bentuk hitamnya tidak ada atau lebih dari satu = Bukan Keduanya.

Tips. Kalau hampir semua bentuk putih dan hanya satu yang hitam, yang hitam itu kuncinya. Perhatikan letaknya, bukan jenisnya.

Soal 13: Diagrammatical

Set X, Set Y, dan figur yang diuji
Set X, Set Y, dan figur yang diuji

Perhatikan Set X dan Set Y. Figur yang diuji termasuk kelompok mana?

  • Set X
  • Set Y
  • Bukan Keduanya

Jawaban: Set X

Apa yang diuji. kemampuan menemukan aturan tersembunyi dari sekumpulan contoh, lalu menerapkannya ke satu gambar baru.

Kenapa jawabannya begitu. Lihat Figure-nya dulu: ada 2 bintang, 2 lingkaran, dan 4 segitiga. Ciri itu memenuhi aturan Set X, yaitu jumlah bintang selalu sama dengan jumlah lingkaran. Karena itu jawabannya A. Set X.

Langkah demi langkah:

  1. Lihat Figure-nya dulu dan catat cirinya: ada 2 bintang, 2 lingkaran, dan 4 segitiga.
  2. Cek Set X: kelima contohnya jumlah bintang selalu sama dengan jumlah lingkaran.
  3. Cek Set Y: kelima contohnya jumlah bintang selalu sama dengan jumlah segitiga.
  4. Cocokkan ciri Figure ke kedua aturan itu. Ciri itu memenuhi aturan Set X, yaitu jumlah bintang selalu sama dengan jumlah lingkaran.
  5. Aturan lengkapnya: hitung ketiga bentuknya, lalu cari pasangan mana yang jumlahnya sama. Bintang sama dengan lingkaran = Set X, bintang sama dengan segitiga = Set Y, tidak ada pasangan yang sama = Bukan Keduanya.

Tips. Tulis dulu ketiga jumlahnya sebagai angka. Aturan seperti ini menanyakan pasangan mana yang cocok, bukan berapa jumlahnya.

Soal 14: Diagrammatical

Set X, Set Y, dan figur yang diuji
Set X, Set Y, dan figur yang diuji

Perhatikan Set X dan Set Y. Figur yang diuji termasuk kelompok mana?

  • Set X
  • Set Y
  • Bukan Keduanya

Jawaban: Set Y

Apa yang diuji. kemampuan menemukan aturan tersembunyi dari sekumpulan contoh, lalu menerapkannya ke satu gambar baru.

Kenapa jawabannya begitu. Lihat Figure-nya dulu: panahnya menunjuk ke sudut kiri-atas, dan di sudut itu ada kotak. Ciri itu memenuhi aturan Set Y, yaitu panah di dalam lingkaran selalu menunjuk ke sudut yang ditempati kotak. Karena itu jawabannya B. Set Y.

Langkah demi langkah:

  1. Lihat Figure-nya dulu dan catat cirinya: panahnya menunjuk ke sudut kiri-atas, dan di sudut itu ada kotak.
  2. Cek Set X: kelima contohnya panah di dalam lingkaran selalu menunjuk ke sudut yang ditempati bintang.
  3. Cek Set Y: kelima contohnya panah di dalam lingkaran selalu menunjuk ke sudut yang ditempati kotak.
  4. Cocokkan ciri Figure ke kedua aturan itu. Ciri itu memenuhi aturan Set Y, yaitu panah di dalam lingkaran selalu menunjuk ke sudut yang ditempati kotak.
  5. Aturan lengkapnya: ikuti arah panah sampai ke salah satu sudut, lalu lihat bentuk di sudut itu. Bintang = Set X, kotak = Set Y, bentuk lain = Bukan Keduanya. Warna tidak berpengaruh.

Tips. Kerjakan berurutan: baca arah panah, tentukan sudut yang ditunjuk, baru lihat bentuknya. Jangan menilai keempat sudut sekaligus.

Soal 15: Diagrammatical

Set X, Set Y, dan figur yang diuji
Set X, Set Y, dan figur yang diuji

Perhatikan Set X dan Set Y. Figur yang diuji termasuk kelompok mana?

  • Set X
  • Set Y
  • Bukan Keduanya

Jawaban: Bukan Keduanya

Apa yang diuji. kemampuan menemukan aturan tersembunyi dari sekumpulan contoh, lalu menerapkannya ke satu gambar baru.

Kenapa jawabannya begitu. Lihat Figure-nya dulu: bentuk hitamnya semuanya bersisi ganjil, bentuk putihnya semuanya bersisi ganjil. Aturan Set X adalah bentuk hitam selalu bersisi ganjil (segitiga, segi lima), dan bentuk putih selalu bersisi genap (kotak, segi enam). Aturan Set Y adalah kebalikannya: bentuk hitam selalu bersisi genap, dan bentuk putih selalu bersisi ganjil. Ciri Figure tidak memenuhi keduanya. Karena itu jawabannya C. Bukan Keduanya.

Langkah demi langkah:

  1. Lihat Figure-nya dulu dan catat cirinya: bentuk hitamnya semuanya bersisi ganjil, bentuk putihnya semuanya bersisi ganjil.
  2. Cek Set X: kelima contohnya bentuk hitam selalu bersisi ganjil (segitiga, segi lima), dan bentuk putih selalu bersisi genap (kotak, segi enam).
  3. Cek Set Y: kelima contohnya kebalikannya: bentuk hitam selalu bersisi genap, dan bentuk putih selalu bersisi ganjil.
  4. Cocokkan ciri Figure ke kedua aturan itu. Aturan Set X adalah bentuk hitam selalu bersisi ganjil (segitiga, segi lima), dan bentuk putih selalu bersisi genap (kotak, segi enam). Aturan Set Y adalah kebalikannya: bentuk hitam selalu bersisi genap, dan bentuk putih selalu bersisi ganjil. Ciri Figure tidak memenuhi keduanya.
  5. Aturan lengkapnya: kelompokkan bentuk menurut warna dulu, lalu hitung sisi tiap kelompok. Hitam ganjil dan putih genap = Set X, hitam genap dan putih ganjil = Set Y, kalau tidak konsisten = Bukan Keduanya.

Tips. Kalau warna dan jenis bentuk sama-sama berubah, kemungkinan besar keduanya saling terkait. Kelompokkan dulu menurut warna, baru cari ciri yang sama di tiap kelompok.

Subtes Digit Symbol

TPD 1 punya subtes keempat, Digit Symbol. Kamu diberi tabel pasangan angka-simbol, lalu diminta mencocokkan deret simbol dengan angkanya secepat mungkin. Tidak ada pola tersembunyi dan tidak ada langkah penyelesaian, yang dinilai murni kecepatan dan ketelitian dalam waktu yang sangat pendek.

Karena itu subtes ini tidak diberi contoh soal di halaman ini. Soal Digit Symbol di atas kertas tidak mengukur apa pun: yang membuatnya sulit adalah timernya, dan halaman statis tidak punya timer. Latihannya harus dikerjakan dalam kondisi berwaktu supaya ada artinya.